Sunday, December 5, 2021
Google search engine
HomeNewsSekitar 80 Pencuri Merampok Department Store Dekat San Francisco Dalam 'Acara yang...

Sekitar 80 Pencuri Merampok Department Store Dekat San Francisco Dalam ‘Acara yang Direncanakan’


Petugas polisi dan kru darurat parkir di luar toko Louis Vuitton di Union Square San Francisco pada 21 November 2021, setelah para penjarah menggeledah bisnis pada Sabtu malam.
Danielle Echeverria/San Francisco Chronicle melalui AP

WALNUT CREEK, California (AP) — Sekitar 80 orang, beberapa mengenakan topeng ski dan memegang linggis, menggeledah sebuah department store kelas atas di San Francisco Bay Area, menyerang karyawan dan mencuri barang dagangan sebelum melarikan diri dengan mobil yang menunggu di luar, polisi dan saksi dikatakan.

Tiga orang ditangkap sementara sebagian besar melarikan diri setelah pencurian besar-besaran Sabtu malam mengejutkan pembeli di Nordstrom di mal luar Broadway Plaza di Walnut Creek, kata polisi dalam sebuah penyataan Minggu.

Dua karyawan diserang dan satu dipukul dengan semprotan merica selama apa yang disebut polisi “jelas merupakan acara yang direncanakan.”

Reporter NBC Bay Area Jodi Hernandez mentweet bahwa dia melihat para pencuri bergegas ke toko di distrik perbelanjaan pusat kota di kota sekitar 20 mil (32 kilometer) timur laut San Francisco.

“Sekitar 25 mobil baru saja memblokir jalan dan bergegas ke Walnut Creek Nordstrom dengan membawa barang-barang sebelum masuk ke mobil dan melaju kencang,” kata Hernandez. Indonesia.

Video ponsel dari tempat kejadian menunjukkan orang-orang bertopeng keluar dari toko, membawa tas dan kotak, melompat ke mobil dan melarikan diri dari tempat kejadian.

Brett Barrette, manajer restoran PF Chang di dekatnya, mulai mengunci pintu di tempat usahanya sambil menyaksikan kekacauan yang terjadi.

“Kami mungkin melihat 50 hingga 80 orang dengan topeng ski, linggis, seikat senjata,” kata Barrette kepada ABC 7 News.

Departemen Kepolisian Walnut Creek mengatakan senjata api ditemukan dari salah satu dari tiga tersangka yang ditangkap.

Karyawan Nordstrom mulai menelepon 911 sekitar jam 9 malam ketika pencuri memasuki toko dan mulai mencuri barang dagangan, kata polisi.

“Penyelidik Polisi Walnut Creek sedang dalam proses meninjau rekaman pengawasan untuk mencoba mengidentifikasi tersangka lain yang bertanggung jawab atas tindakan kurang ajar ini,” kata departemen itu dalam pernyataan hari Minggu.

Nordstrom buka seperti biasa pada hari Minggu.

Insiden itu terjadi sehari setelah beberapa toko kelas atas di Union Square San Francisco dibobol oleh sekelompok besar orang yang memecahkan jendela, mencuri barang dagangan, dan kemudian berlari ke mobil yang menunggu, kata polisi.

Louis Vuitton, Fendi, Yves Saint Laurent, Burberry, dan Dolce & Gabbana semuanya menjadi sasaran Jumat malam, Fox 2 News melaporkan.

Petugas Polisi San Francisco Robert Rueca mengatakan dalam sebuah pernyataan yang diposting di media sosial bahwa petugas menanggapi laporan tentang kemungkinan penjarahan dan vandalisme di toko-toko Union Square Jumat malam dan menangkap beberapa orang.

Toko-toko di Union Square, sebuah distrik perbelanjaan mewah yang populer di kalangan turis, telah menjadi sasaran selama bertahun-tahun oleh para pencuri terorganisir yang kadang-kadang menabrakkan kendaraan ke etalase toko untuk memecahkan pintu dan jendela kaca dan memasuki gedung-gedung di luar jam kerja.

Pada bulan Juli, Gubernur Gavin Newsom menandatangani undang-undang yang memungkinkan jaksa menuntut mereka yang bekerja dengan orang lain untuk mencuri barang dagangan.

Sumber: HuffPost.com.

Bagikan Komentar Anda Di Bawah

Postingan Tentang 80 Pencuri Menghancurkan Department Store Dekat San Francisco Dalam ‘Acara yang Direncanakan’ muncul pertama kali di Breaking News.





Source: https://gt-ride.com/about-80-thieves-ransack-department-store-near-san-francisco-in-planned-event/

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments